Senin, 29 April 2019

Tips Mendaki Gunung Tanpa Sampah

Tips Mendaki Gunung Tanpa Sampah

Pendaki gunung mesti memperhitungkan bawaan mereka sebelum berangkat. Mulai dari peralatan wajib seperti tenda, jaket, ransel, tali temali, sampai makanan sebagai sumber energi.

Baca: Garam Bukan di Laut, tapi di Gunung Krayan dan Diekspor

Terkadang saking takutnya kelaparan di gunung, pendaki membawa bekal yang berlebihan dan tentunya setiap makanan itu masih dalam kemasan. Mungkin saat itu belum terpikir bagaimana agar bungkus makanan tadi tidak menjadi sampah di gunung yang pada akhirnya mencemari lingkungan.

Prinsipnya, mendaki gunung tanpa menghasilkan sampah tidakah mustahil. Pegiat Zero Waste Adventure, Siska Nirmala berbagi tips naik gunung yang lebih ramah lingkungan. Berikut ini tipsnya.

1. Hitung kalori yang dibutuhkan

Pendaki gunung harus menghitung jumlah kalori yang dibutuhkan selama pendakian karena berkaitan dengan jumlah perbekalan yang akan dibawa dalam perjalanan. "Sebelum mendaki, hitung dulu jumlah kalori yang dibutuhkan dan berapa lama mendaki," kata Siska di Jakarta.

2. Perbekalan tidak menghasilkan sampah

Mendaki gunung tanpa menghasilkan sampah sejalan dengan gaya hidup zero waste, yakni mengurangi penggunaan bahan makanan yang menghasilkan sampah. "Jadi, bawa perbekalan yang tidak menghasilkan sampah," kata dia.


3. Bawa botol air isi ulang

Siapkan tumbler atau botol air minum yang dapat diisi ulang sehingga tidak meninggalkan sampah botol plastik di perjalanan. "Botol bekas air mineral adalah sampah terbanyak di gunung-gunung Indonesia," ujar dia.

0 komentar:

Posting Komentar